cara untuk menjaga motivasi dengan prinsip goldilocks
Produktivitas

Cara agar Tetap Termotivasi dengan Prinsip Goldilock

Kamu yang membaca tulisan ini mungkin sudah pernah mengalami sulitnya menjaga motivasi dan terus bisa konsisten setiap waktu.

Saat motivasi sedang tinggi, rasanya tidak ada yang bisa menghentikan kita. Produktifitas pun meningkat dan kita bisa menyelesaikan lebih banyak tugas dibanding sebelumnya. Tugas yang sulit pun akan menjadi sebuah tantangan yang sayang untuk dilewatkan.

Sayang hal ini seringkali tidak bertahan lama. Saat motivasi berkurang, kinerja pun ikut-ikutan menurun. Tidak jarang kita malah jadi bermalas-malasan.

Lalu bagaimana caranya agar tetap termotivasi? Simak yuk beberapa tips yang bisa kamu lakukan saat ini juga.

1. Gunakan Prinsip Goldilocks

Prinsip Goldilock menyatakan bahwa manusia akan lebih mudah termotivasi saat mengerjakan sesuatu yang berada di ujung kemampuan mereka saat ini. Jadi tugas yang tidak terlalu mudah dan monoton, namun tidak juga sulit, akan memberi motivasi dan kebahagiaan.

Pada blognya, James Clear menganalogikan prinsip Goldilocks menggunakan pertandingan tenis.

JIka kamu bertanding melawan anak kecil berusia 4 tahun, kamu akan cepat merasa bosan. Namun melawan juara dunia seperti Roger Federer akan membuat kamu cepat menyerah dan kehilangan minat dengan cepat. Agar kamu tetap termotivasi dan bermain dengan kemampuan terbaikmu, maka kamu butuh lawan dengan tingkat kemampuan yang sama sepertimu.

2. Pecah Tugas Besar Menjadi Beberapa Tugas Kecil

Salah satu bentuk aplikasi dari prinsip Goldilocks adalah dengan memecah tugas besar menjadi beberapa tugas kecil.

Dengan begitu tuas besar akan terasa lebih mudah dan kamu pun akan tetap termotivasi, apalagi jika tugas kecil berhasil diselesaikan dan kamu bisa melihat progress yang telah kamu buat.

3. Tulis Alasan Kenapa Kamu Ingin Meraih Tujuanmu

Buat daftar semua alasan mengapa kamu ingin mencapai goal yang kamu buat, apa pun itu.

Saat menetapkan tujuan, lebih baik menulisnya langsung dengan pena dan kertas karena hal itu membantu otak kamu untuk memproses informasi dengan lebih baik dan membaut kamu mengingatnya dengan baik.

Menetapkan sebuah goal tertentu dapat membantu meningkatkan fokus dan sense of purpose kita dalam rangka mewujudkannya.

JIka suatu saat kamu kehilangan motivasi, ingat kembali apa yang menjadi alasan kamu agar kamu bisa fokus kembali pada goal yang sudah kamu buat.

4. Bayangkan Kesuksesan yang Bisa Didapat

Salah satu cara lain untuk mempertahankan motivasi adalah dengan membayangkan progres dan pencapaian yang bisa kamu raih. Praktik semacam ini biasanya digunakan oleh para atlit sebelum berkompetisi untuk memompa semangat mereka agar bisa sukses saat laga sebenarnya.

5. Catat Perkembangan

Sama seperti orang yang sedang lari marathon, meski awalnya sulit, kamu akan kembali bersemangat setelah tahu bahwa kamu sudah mendekati garis akhir.

Jadi jika kamu ingin tetap termotivasi, tidak ada salahnya mencatat semua perkembangan kamu agar kamu bisa mengetahui kapan tujuanmu tercapai.

6. Beri Penghargaan pada Diri Kamu Sendiri

Saat kamu berhasil menyelesaikan tugas, otak akan akan melepaskan dopamin. Senyawa ini akan membantu kamu untuk kembali fokus untuk terus lanjut ke langkah atau tugas berikutnya.

Saat kamu mencapai sebuah pencapaian tertentu, penting untuk menghargai diri kamu sendiri atas pekerjaan yang dilakukan dengan baik dan kemajuan yang telah kamu buat.

Makanya beri diri kamu sendiri penghargaan pada milestone tertentu. Hadiah kecil akan membantu kamu tetap termotivasi untuk mencapai milestone selanjutnya dan juga mengurangi tingkat stres.

7. Libatkan Orang Lain

Mengajak orang lain bergabung dapat membantu satu sama lain untuk tetap termotivasi.

Sebagai contoh, jika kamu memutuskan ingin menjadi bugar, lebih mudah melakukannya dengan teman atau dengan bergabung dalam kelompok lari. Saat kamu merasa lelah, kamu bisa mendapatkan motivasi ekstra dengan melihat orang lain bekerja lebih keras untuk mencapai tujuan yang sama dengan tujuan kita.


Memulai sesuatu yang baru dan membuat goal memang bukanlah hal yang mudah. Namun konsisten untuk melakukan dan menjalaninya juga sama sulitnya. Maka dari itu, belajarlah cara menjaga motivasi agar kamu selalu bersemangat. Dengan begitu tugas akan cepat selesai dan goal-mu pun akan lebih cepat tercapai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *