tips agar lebih produktif ala tim ferriss
Produktivitas

7 Tips agar Lebih Produktif ala Tim Ferriss

Tim Ferriss adalah seorang entrepreneur, penulis buku, dan public speaker yang menjadi salah satu pakar jika kita bicara masalah produktivitas. Dalam blog dan podcastnya, kamu bisa menemukan beragam tips produktivitas menarik serta beberapa insight menarik dari berbagai tokoh sukses di Amerika.

Salah satu karyanya yang sangat terkenal adalah 4-hour workweek. Buku ini menjelaskan cara untuk bisa produktif di mana kamu bisa bekerja secara efektif dalam durasi kerja yang tidak memberatkan kamu.

Nah, agar kamu juga bisa sama produktifnya, intip yuk beberapa tips produktivitas ala Tim Ferris yang bisa kamu coba.

1. Mulailah hari dengan menuliskan tujuan kamu

Tim seringkali berbicara mengenai jurnal 5 menit. Pada jurnal ini kita menulis apa yang ingin kita lakukan sebelum kita memulai sebuah hari. Hal ini akan membantu kita untuk lebih fokus dalam mencapai sebuah tujuan tertentu. Selain itu menulis sebuah jurnal singkat juga bisa membantu kita untuk mengingat hal-hal penting.

Menuangkan pikiran dalam bentuk tulisan bisa menjadi terapi. Tetapi menulis saja tidak cukup, kamu juga perlu melihat kembali apa yang sudah kamu tulis dan mencocokannya dengan apa yang kamu lakukan di hari tersebut..

2. Bekerjalah saat kamu merasa produktif

Setiap orang memiliki waktu di mana ia bisa sangat produktif dibanding waktu lainya. Jika kamu memiliki waktu seperti ini, jangan sia-siakan waktu tersebut dengan hal-hal yang tidak berguna. Kerjakan semua tugas kamu di hari itu pada jam-jam produktifmu agar kamu bisa menyelesaikan semuanya tanpa perlu menundanya lagi.

3. Jika penting, kerjakanlah

Tidak semua orang memiliki hak istimewa untuk bisa memilih pekerjaan, ruang kerja, atau rekan kerja yang diinginkan. Namun jika hal tersebut menjadi satu-satunya pekerjaan yang bisa mendatangkan uang untukmu atau keluargamu, maka lakukanlah tanpa banyak mengeluh.

4. Hindari hal-hal yang berlebihan

hindari menunda pekerjaan agar tidak menumpuk dan membuat kamu malas

Semua hal yang berlebihan bukanlah hal yang baik, bahkan untuk beberapa hal yang kita anggap baik. Sebagai contoh, liburan pun akan terasa lebih membosankan jika kita melakukannya secara berlebihan dalam waktu lama.

Makanya, dalam bekerja, pastikan kamu tidak menunda-nunda pekerjaan agar tugas tidak menumpuk yang malah bisa membuat kamu malas untuk menyelesaikannya.

5. Kelompokan tugas dan hari

Agar kamu bisa bekerja lebih optimal, kelompokan tugas dan hari tertentu dalam jadwalmu. Sebagai contoh, kamu bisa menulis artikel untuk blog pada satu hari tertentu dan melakukan editing pada hari yang lainnya. Dengan begitu kamu bisa konsentrasi pada satu tugas yang sama dan tidak perlu membagi fokus pada beberapa hal yang berbeda.

6. Gunakan aturan 80-20

Semua manusia sama-sama hanya memiliki waktu 24 jam saja dalam sehari. Meski terlihat cukup banyak, akan sulit untuk memaksimalkan semua kinerja kita dalam satu hari tersebut bukan?

Dalam salah satu videonya, Tim menyatakan bahwa ia menggunakan aturan 80-20 untuk membantunya menguasai banyak hal. Aturan 80-20 ini merupakan prinsip Pareto di mana 20 persen pekerjaan bisa mempengaruhi 80 persen output yang dihasilkan.

Menggunakan prinsip ini, kamu harus memprioritaskan 20% hal atau tugas yang paling berpengaruh saja. Jika 20% tugas tersebut selesai, maka kamu sudah mengerjakan hampir semua pekerjaan yang kamu miliki.

7. Sadari bahwa kamu tidak bisa produktif setiap hari

Meski dikenal sebagai orang yang sangat produktif, Tim juga sama seperti orang biasa yang bisa memiliki hari untuk bermalas-malasan. Namun gunakan mindset yang tepat agar hari tersebut tidak mempengaruhi produktivitasmu.

Jika kamu merasa suatu hari tidak akan produktif, jangan terlalu memaksakan diri. Kamu tidak sedang terburu-buru, kamu tidak sedang berkompetisi. Hargai hari tersebut apa adanya, mungkin putuskan bahwa hari tersebut akan menjadi hari di mana kamu banyak bersyukur. Lakukan sesuatu yang baik untuk orang lain, baca buku atau lakukan bermeditasi.

Sadarilah bahwa kamu bukanlah mesin. Kamu mungkin tidak bisa produktif setiap hari, dan hal tersebut bukanlah masalah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *